Pendidikan

Perbedaan Green Coffee dan Kopi Biasa, Mana Yang Lebih Baik?

Perbedaan Green Coffee dan Kopi Biasa, Mana Yang Lebih Baik Berdasarkan Pendapat Ahli

pupimg.com – Kopi adalah salah satu jenis minuman yang dijadikan sebagai minuman penghangat sejak ribuan tahun yang lalu. Zaman dulu, minuman ini juga digunakan untuk menunjukan tingkat kebangsawaan yang dimiliki. Namun seiring perkembangan zaman, semua orang dapat merasakan kenikmatan kopiyang telah memiliki aneka ragam jenis dengan berbagai aroma khas.

Jenis kopi yang paling banyak dikenal oleh masyarakat adalah Kopi Hitam, selanjutnya muncul berbagai varian jenis kopi ada ada yang memasukan berbagai jenis bahan tambahan untu menghasilkan kopi yang nikmat seperti kopi moka, Capuccino, kopi susu dan berbagai macam varian kopi lainnya. Belakangan ini juga muncul varian kopi baru yaitu white coffee yaitu kopi yang melalui pengolahan tertentu dan menghasilkan warna kopi yang cokelat terang dan tidak berwarna hitam seperti kopi pada umumnya.

Tapi sebelum mengenal kopi hitam, taukah kalian jika ada jenis kopi lain yang menjadi favorit masyarakat? Green Coffee atau kopi hijau telah menjadi minuman tradisional di Arab Saudi, karena pada masa awal penanaman massal kopi Arabica di Laut Merah. Saat itu, proses roasting atau pemanggangan untuk mendapatkan aroma yang lebih nikmat belum ditemukan sehingga biji kopi langsung di seduh dan menghasilkan kopi yang terlihat seperti teh.

Dibandingkan dengan kopi hitam, kopi hijau memiliki manfaat kesehatan yang jauh lebih banyak. Salah satunya adalah mengontrol nafsu makan sehingga dapat membantu proses diet menjadi lebih efektif

manfaat green coffee

Selain khasiat untuk kesehatan, kedua jenis kopi ini juga memiliki perbedaan lainnya, seperti berikut ini:

Kafein dari kopi hijau lebih sedikit

Dari segi kandungan kafein yang ada dalam kopi hijau dan kopi biasa, kopi hijau atau green coffee mengandung jauh lebih sedikit kafein dibandingkan dengan kopi biasa karena green coffee tidak melalui proses pemanggangan atau roasting.

Kandungan green coffee lebih kaya daripada kopi biasa

Biji kopi hijau yang tidak dipanggang mengandung polifenol dan asam klorogenat, seperti ekstrak biji anggur dan teh hijau. Kandungan di dalam green coffee dan kopi biasanya umumnya sama yaitu sama-sama memiliki zat antioksidan yang membantu tubuh menetralkan zat radikal bebas berbahaya. Asam klorogenat dapat hancur saat biji green coffee dipanggang, sementara green coffee bean tidak dipanggang, sehingga tingkat kandungan asam klorogenatnya lebih tinggi. Zat klorogenat ini berfungsi untuk meningkatkan daya metabolisme hati dan untuk membakar lemak.

Biji kopi hijau lebih berkhasiat dalam menurunkan berat badan

Kandungan zat klorogenat dalam kopi hijau ini dapat membuat tubuh lambat dalam menyerap lemak sehingga dapat membantu proses penurunan berat badan. Manfaat lain dari zat ini yaitu dapat menjaga kandungan gula darah dalam tubuh agar seimbang dan mencegah terjadinya tekanan darah tinggi dalam tubuh.

Kopi hijau tidak perlu digling untuk dikonsumsi

Biji kopi hitam tidak dapat dikonsumsi langsung, tapi harus melalui proses-proses tertentu seperti penggilingan hingga halus dengan alat khusus. Sementara itu, biji kopi hijau tidak perlu digiling terlebih dahulu untuk dikonsumsi, cukup mendidihkannya dengan dua gelas air dan biarkan menyusut, lalu diminum setelah hangat kuku.

Kopi Hijau Dapat Di konsumsi oleh Penderita diabetes

Green coffee dianjurkan untuk menjadi suplemen makanan saat diet menurunkan berat badan, sebab adanya chlorogenic acid yang berfungsi untuk mengontrol nafsu makan. Kopi hijau juga dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes, asal dikonsumsi dengan takaran yang tepat dan tetap mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Berbeda dengan kopi hitam yang harus dihindari oleh penderita diabetes.

Jadi, lebih sehat mana? green coffee atau kopi hitam biasa?
Pada dasarnya, semua biji kopi mengandung kafein yang sama banyaknya (jika dipanggang). Kopi biasa, mengandung sekitar 100 mg kafein/cangkir, sedangkan biji kopi hijau hanya mengandung kafein sebesar 14-60 mg/cangkir. Apabila dilihat dari kandungan kafein, tentu green coffee lebih baik. Tetapi, kembali lagi pada selera dan kondisi kebutuhan kafein masing-masing. Apabila kalian menyukai berbagai jenis kopi, sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan, karena pada dasarnya sesuatu yang berlebihan tidak baik bagi tubuh kalian sendiri.

Baca juga artikel lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *